LAPORAN HASIL OBSERVASI
BIMBINGAN DAN KONSELING ANAK USIA DINI
"ANAK HIPERAKTIF"
DISUSUN OLEH :
TIKA KARMILA SARI
1205125038
Kelas : B Pagi
DOSEN :
RAHMAN S.Pd, M.Pd
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MULAWARMAN
SAMARINDA
2013
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan
pertolonganNya saya dapat menyelesaikan tugas ini. Dalam makalah ini saya juga
mengucapkan terimakasih kepada Dosen yang bersangkutan.
Dalam makalah ini saya membahas tentang masalah anak hiperaktif yang
berisikan pengertian, faktor penyebab, karakteristik dan cara penangannya.
Untuk itu semoga makalah yang saya buat ini dapat bermanfaat bagi orang
lain maupun bagi saya sendiri.
Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Masa anak usia
dini merupakan masa emas perkembangan, banyaknya pengalaman yang diperoleh anak
melalui panca indera akan membuat otaknya menjadi subur dan berkembang.
Kualitas otak anak dipengaruhi oleh faktor kesehatan, gizi, dan
stimulasi/ rangsangan yang diterima anak setiap hari melalui panca inderanya.
Rangsangan yang diterima oleh program PAUD membuat anak siap mengikuti
pendidikan selanjutnya.
Perilaku
siswa-siswi usia sekolah saat ini sangat beragam, Salah satu perilakunya adalah
anak-anak yang sangat sulit di atur, tidak bisa diam dan seolah-olah tidak
memperhatikan pelajaran di kelas. Anak-anak tersebut biasanya mengalami
gangguan dalam perkembangannya yaitu gangguan hiperkinetik yang secara luas di
masyarakat disebut sebagai anak hiperaktif.
Anak hiperaktif
adalah anak yang mengalami gangguan pemusatan perhatian dengan hiperaktivitas
(GPPH) atau attention deficit and hyperactivity disorder (ADHD). Kondisi ini
juga disebut sebagai gangguan hiperkinetik. Dahulu kondisi ini sering disebut
minimal brain dysfunction syndrome. Terhadap kondisi siswa yang demikian,
biasanya para guru sangat susah mengatur dan mendidiknya. Di samping karena
keadaan dirinya yang sangat sulit untuk tenang, juga karena anak hiperaktif
sering mengganggu orang lain, suka memotong pembicaraan guru atau teman, dan
mengalami kesulitan dalam memahami sesuatu yang diajarkan guru kepadanya.
